Minggu perdagangan 9 – 13 Maret 2026 diperkirakan menjadi minggu yang sangat penting bagi trader emas (XAUUSD). Selain rilis sejumlah data ekonomi berdampak tinggi dari Amerika Serikat seperti CPI, Core PCE, GDP, dan Jobless Claims, pasar juga sedang dibayangi oleh ketegangan geopolitik yang meningkat antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Kombinasi faktor fundamental ekonomi dan geopolitik berpotensi menciptakan volatilitas besar di pasar emas sepanjang minggu ini.
Perkembangan Geopolitik: Konflik AS–Israel vs Iran
Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangan militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap target Iran, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan serangan drone dan rudal ke beberapa wilayah di kawasan tersebut.
Konflik ini meningkatkan kekhawatiran pasar global karena kawasan tersebut merupakan pusat produksi energi dunia.
Salah satu kekhawatiran terbesar adalah potensi gangguan di Selat Hormuz, jalur laut strategis yang dilewati sekitar 20% pasokan minyak dunia. Jika jalur ini terganggu, harga energi global dapat melonjak tajam.
Bahkan beberapa analis memperingatkan harga minyak bisa melonjak drastis karena gangguan pasokan energi akibat konflik tersebut.
Kenaikan harga energi dapat memicu:
- Lonjakan inflasi global
- Ketidakpastian ekonomi
- Peningkatan permintaan aset safe haven
Dalam kondisi seperti ini, emas biasanya menjadi salah satu aset yang paling diuntungkan karena investor mencari perlindungan dari risiko geopolitik dan inflasi.
Dampak Geopolitik Terhadap XAUUSD
Konflik Timur Tengah berpotensi menciptakan geopolitical premium pada harga emas.
Jika konflik semakin eskalatif:
- Investor akan mencari safe haven
- Permintaan emas meningkat
- XAUUSD berpotensi bullish
Namun jika terjadi de-eskalasi konflik:
- Risk appetite kembali meningkat
- Investor keluar dari safe haven
- Emas berpotensi terkoreksi
Karena itu, berita terkait konflik AS–Israel vs Iran bisa memicu spike harga emas bahkan di luar jadwal rilis data ekonomi.

Rabu, 11 Maret 2026
Data CPI AS
Data Consumer Price Index (CPI) menjadi fokus utama pasar minggu ini.
Prediksi:
- Core CPI m/m: 0.2%
- CPI m/m: 0.3%
- CPI y/y: 2.5%
Dampak terhadap XAUUSD:
Jika inflasi lebih tinggi dari ekspektasi
- USD menguat
- Ekspektasi suku bunga tetap tinggi
- Emas berpotensi turun
Jika inflasi lebih rendah dari ekspektasi
- USD melemah
- Ekspektasi penurunan suku bunga meningkat
- XAUUSD berpotensi naik
Kamis, 12 Maret 2026
Klaim Pengangguran AS
Prediksi:
- 216K
Interpretasi:
Jika klaim pengangguran meningkat:
- Ekonomi melemah
- USD melemah
- XAUUSD bullish
Jika klaim menurun:
- Ekonomi kuat
- USD menguat
- XAUUSD bearish
Jumat, 13 Maret 2026
Core PCE, GDP, dan Data Konsumen
Data penting:
- Core PCE Price Index
- Prelim GDP
- Durable Goods Orders
- JOLTS Job Openings
- Consumer Sentiment

Kesimpulan
Minggu ini XAUUSD dipengaruhi oleh dua faktor besar:
1️⃣ Data Ekonomi AS
- CPI
- Core PCE
- GDP
- Jobless Claims
2️⃣ Risiko Geopolitik
- Konflik AS–Israel vs Iran
- Risiko gangguan pasokan minyak
- Lonjakan inflasi global
Jika konflik Timur Tengah semakin memanas bersamaan dengan data ekonomi yang melemah, maka emas berpotensi mengalami rally kuat.
Namun jika data ekonomi AS kuat dan konflik mereda, XAUUSD bisa mengalami koreksi.

”JOIN GRUP OFFICIAL MEMBER VVIP CLASS UNTUK MENDAPATKAN UPDATE ANALISA BIMBINGAN BESERTA SIGNAL TRADING SETIAP HARI CHAT WHATSAPP : 0888-0189-4948”

